Rasanya dua bulan itu singkat sekali. Hitungannya terasa dalam jam saja. Seperti baru kemarin ayah pulang mengetuk pintu rumah. Memeluk Saiba yg masih terjaga di jam 12 malam. Kebingungan melihat pria asing mendekapnya erat. Lalu melempar senyum pada Shumaila yg tiba tiba terjaga saat lampu kamar dinyalakan. Dalam kantuk malu-malu minta dipeluk. Sekarang kembali harus berpisah. Ayah [...]