Tuesday 26th September 2017,
Arielogis

Belanja Online itu Kudu Pakai Hati dan Harus Hati-Hati

Ariel Kahhari 31/10/2015 Fiksi No Comments
Belanja Online itu Kudu Pakai Hati dan Harus Hati-Hati

Bagi saya berbelanja online bukanlah hal baru. Kebiasaan ini sudah saya lakukan sejak tahun 2008 saat masih bekerja di salah satu stasiun radio di Banda Aceh. Waktu itu barang yang menjadi incaran adalah buku. Nyaris setiap bulan saya memesannya. Sekali belanja, jumlahnya bisa sekardus mie instan. Masalah dibaca atau tidak itu jadi soal ke sekian yang penting buku-buku itu mengisi lemari yang berdiri tegak di dalam kamar. Tetapi saya tetap punya batasan dalam memilih buku. Mulai dari yang best seller, harganya sedang promo atau yang belum beredar di Aceh.

Kebiasaan berbelanja online bertahan sampai sekarang. Bagi saya cara ini jauh lebih mudah dan praktis dibandingkan harus terjun langsung ke pasar. Terkadang berdebat soal harga itu melelahkan. Syukur-syukur kalau harganya pas, kalau tidak? Waktu habis, urat saraf pun tegang. Namun belanja online itu harus hati-hati. Saya punya seorang teman. Dia pernah terjebak dengan harga murah serta display barang yang melenakan.  Namanya Ferri. Teman saya ini sejak lama mengidamkan handphone baru. Hampir enam bulan dia menyisihkan gajinya. Padahal disaat yang sama dia juga harus menabung untuk kebutuhan yang lain. Nah setelah uangnya terkumpul, tanpa ngobrol kesiapapun akhirnya barang tersebut dipesan. Setelah menunggu sepekan lebih, barangnya tidak kunjung tiba. Naasnya lagi nomor kontak si penjual mendadak tidak bisa dihubungi. Teman saya tertipu.  Uangnya raib entah kemana.

Sebenarnya Ferry tidak sendiri. Masih banyak orang di luar sana yang tertipu dengan rayuan maut online shop. Padahal banyak cara agar tetap aman saat berbelanja online. Salah satunya dengan melakukan riset kecil-kecilan. Paling sederhana dengan cara googling. Cari beberapa testimony para pembeli sebelumnya.  Pengalaman mereka cukup menjadi pelajaran bagi kita. Kalau merasa ada yang kurang beres maka hapus online shop tersebut dari daftar pilihan. Online shop yang baik adalah tempat belanja yang mendapat banyak komentar positif dari para pembeli. Mulai dari kualitas produk hingga pengiriman tepat waktu.

Kini jumlah online shop semakin bertambah bak jamur di musim hujan. Ini berarti semakin banyak pilihan bagi pembeli. Kalau balik ke ilmu ekonomi nih, semakin banyak penjual maka struktur pasar yang terbentuk pun akan semakin menempatkan pembeli di posisi yang paling menguntungkan. Selain pilihan barang yang tersedia lebih banyak, harga produk yang dijual juga besaing dengan produk lainnya sehingga lebih terjangkau.  Namun seiring bertambahnya jumlah online shop maka kewaspadaan menjadi nomor wahid.

Selain harus hati-hati, berbelanja online itu juga kudu pakai hati. Dengan begitu kita akan tau produk apa yang benar-benar dibutuhkan sehingga memang harus dibeli. Sebagai pembeli kita harus cerdas dan cermat. Memanfaatkan smart phone adalah salah satunya. Cara seperti ini jauh lebih praktis sebab kita bisa memilih aplikasi yang diinginkan. Misalnya untuk fashion ada ZALORA Mobile apps. Setelah terinstal tinggal telusuri dan pilih produk yang dibutuhkan. Mudah bukan? Ayo, Download apps ZALORA sekarang!

Memang terkadang belanja itu membuat iman kita suka naik turun. Awalnya mau beli A akhirnya yang terbeli adalah A, B dan C. Itulah mengapa daftar belanja menjadi penting sebab akan dicocokkan dengan isi kantong. Meski banyak online shop yang melayani pembayaran dengan kartu kredit plus kemudahan dengan tenor tertentu bukan berarti kita boleh belanja sembarangan. Namanya kredit kan tetap harus dibayar. Jangan sampai belanja yang seharusnya menyenangkan malah menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Jadi kalau mau berbelanja online kudu pakai hati dan harus hati-hati ya.

 ***







Like this Article? Share it!

About The Author

TV Jurnalis, New Anchor, Ayah dua anak, Dosen, Alumni Unsyiah dan UGM Yogya.

Leave A Response